Minggu, 21 Februari 2016
Kamis, 18 Februari 2016
Waktu
Do'a ini tak sebanyak
waktu yang terengkuh
waktu yang terlepas
penggal-penggal yang hilang
pada jalan yang kadang
terjal menikung dan tajam
berbatu...
Senafas lafas namaMu
yang bergegas menerjang
labirin dan pintu-pintu
ruang hati ruang benak
yang kian berderak
dimakan zaman
Hamba bersama genangan
bahkan samudera kesabaran
bertahan dalam badai
berjuang dalam amukan musim
seperti waktu-waktu
yang terus kembali
berakhir dan bermula
bagai pagi dan senja
menunggu sampai habis
dan akan menunggu sampai batas
Laguku
Sebuah lagu
adalah jendela
Antara kau dan aku
Untuk saling pandang
Saling lempar makna
Saling titip kata-kata
Bahasa yang mungkin
Maksudku begini saja
Lalu kau memperluaskannya
Entah ia kaca
ataupun kayu
tembok batu
atau terbuka
begitu saja...
Laguku kadang embun
Di kaca jendela...
Pernah pula ia lumut
Di dinding lembab
Atau kali ini ia hanya
Serpihan rapuh kayu
Yang remah diperebutkan
Rayap...
Rabu, 18 Januari 2012
BAYANGAN MALAM
Sekelebatan ada bayangan melintas, tanpa suara. Di ujung sana dari arah timur jalanan yang biasa dilalui oleh orang-orang dari bukit sepulang pengajian. Tidak ada yang menyadarinya selain diriku yang kebetulan sedang memandangi pepohonan menjelang malam. Siapakah gerangan, mau apa dan dari mana datangnya. Sayang sekali bayangan itu hanya sekelabatan dan tidak sempat berhenti. Tapi dengan jelas aku bisa melihat bentuknya. Wujudnya seperti manusia biasa, ya persis manusia. Kakinya menjejak tanah, berpakain serba putih, memakai alas kaki dan sepertinya umurnya sudah sangat tua sekali. Anehnya kenapa bisa bergerak sedemikian cepat seperti seorang anak sekolah berlari kencang. Aku tidak begitu jelas melihat wajahnya, terlalu singkat buat memandang dengan suasana yang mulai beranjak malam.
Hanya yang ku ingat, sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat dan di suatu waktu. Entah kapan dan dimana, masih berusaha aku mengingatnya.
Continue reading →
Hanya yang ku ingat, sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat dan di suatu waktu. Entah kapan dan dimana, masih berusaha aku mengingatnya.
Senin, 19 September 2011
Sore Hari Ini
Tak ada status update yg musti ditulis, tapi sekedar mengingatkan saja bahwa...langit masih sama seperti kemarin, hanya lebih kelabu saja. Mungkinkah turun hujan lebat sesudahnya?
Ku pikir dari butiran yang kelak akan turun dari langit ada titipan Allah Yang Maha Rahiim untukku, yaitu rezekiku hari ini.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Ku pikir dari butiran yang kelak akan turun dari langit ada titipan Allah Yang Maha Rahiim untukku, yaitu rezekiku hari ini.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
