Hanya yang ku ingat, sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat dan di suatu waktu. Entah kapan dan dimana, masih berusaha aku mengingatnya.
BAYANGAN MALAM
Sekelebatan ada bayangan melintas, tanpa suara. Di ujung sana dari arah timur jalanan yang biasa dilalui oleh orang-orang dari bukit sepulang pengajian. Tidak ada yang menyadarinya selain diriku yang kebetulan sedang memandangi pepohonan menjelang malam. Siapakah gerangan, mau apa dan dari mana datangnya. Sayang sekali bayangan itu hanya sekelabatan dan tidak sempat berhenti. Tapi dengan jelas aku bisa melihat bentuknya. Wujudnya seperti manusia biasa, ya persis manusia. Kakinya menjejak tanah, berpakain serba putih, memakai alas kaki dan sepertinya umurnya sudah sangat tua sekali. Anehnya kenapa bisa bergerak sedemikian cepat seperti seorang anak sekolah berlari kencang. Aku tidak begitu jelas melihat wajahnya, terlalu singkat buat memandang dengan suasana yang mulai beranjak malam.
Hanya yang ku ingat, sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat dan di suatu waktu. Entah kapan dan dimana, masih berusaha aku mengingatnya.
Hanya yang ku ingat, sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat dan di suatu waktu. Entah kapan dan dimana, masih berusaha aku mengingatnya.

0 comments: