Menu

Senin, 24 Agustus 2009

Baru Pulang

Panas terik, kerontang, kehausan dan...lemesnya.Udah jauh-jauh hijrah ke selatan Jakarta ternyata masih saja dikejar-kejar sama gerahnya udara. Padahal harapannya disini bisa lebih sejuk dan nyaman. Tetapi mau bagaimana lagi ternyata kemarau ada dimana-mana. Di jalanan sumpek, macet dan emosi semakin memuncak. Tapi karena sedang berpuasa, semuanya harus ditahan.Bulan ini kita sedang berlatih kesabaran.Sabar dari segala yang akan menggoda kita, baik dari yang membatalkan puasa juga dari yang menghapus pahala puasa.

Hari kedua menjalani puasa sepertinya mulai agak terbiasa. Paling masih ada sedikit lemas. Maklumlah kurang berlatih puasa.Seandainya sering berpuasa Senin dan Kamis mungkin agak terlatih dan agak ringan.Bawaannya pengen tidur, rebahan atau sekalian mandi berendam.Tapi jadi gak murni nanti puasanya.Cuma dapat lapar dan haus saja.

Terlintas ide untuk jalan-jalan naik busway.Mobil tinggal diparkir di mall atau kantor.Sambil tidur kecil dan menikmati suasana jalan. Macet atau lancar gak ngaruh karena gak nyetir ini,yang penting bisa menikmati apa yang terpampang di depan mata.






Share This

Previous Post
Next Post
Revis

Written by

Related Posts

0 comments: