Communication By : Ulfah Arini
Jakarta, 31 Maret 2010
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh......
Anak yang Cerdas Dunia Akhirat...Adalah dambaan setiap orang tua....
Secara garis besar, terdapat 3 tipe kecerdasan....Yaitu:
1. Kecerdasan Intelektual ( Intelligence Quotient, IQ).
2. Kecerdasan Emosional ( Emotional Quotient, EQ).
3. Kecerdasan Spiritual ( Spiritual Quotient, SQ).
Dalam Bahasa yang sederhana dapat di simpulkan, bahwa IQ adalah kECERDASAN OTAK UNTUK MEMAHAMI SITUASI.........EQ, adalah KECERDASAN PERASAAN ( HATI ) UNTUK MENGHADAPI SITUASI........Dan SQ, adalah KECERDASAN RUHANIAH UNTUK MENGUBAH SITUASI........
Kecerdasan Intelektual, merupakan kecerdasan yang memungkinkan manusia berfikir logis dan rasional. Kecerdasan fikiran ini bersifat statis, yang secara umum di peroleh karena 'Warisan' orang tua. Seseorang yang terlahir dengan IQ Rendah tidak dapat di rekayasa untuk menjadi seseorang yang Jenius. Begitu juga, seseorang yang di lahirkan orang tua yang ber-IQ Tinggi....Kemungkinan besar akan 'mengikuti jejak' orang tuanya dengan ber-IQ tinggi pula.
Namun, Faktor Kecerdasan Intelektual, bukanlah Faktor mutlak Penentu Kesuksesan masa Depan seseorang.........Malah, Kecerdasan Emotional ( Emotional Quotient, EQ ) yang baru di Ungkap Daniel Goleman pada awal tahun 90-an di sinyalir amat banyak berpengaruh bagi kesuksesan seseorang di masa depan. Jika kecerdasan Intelektual lebih merupakan warisan orang tua, maka KECERDASAN EMOSIONAL.....Di peroleh dari, PROSES PEMBELAJARAN, PENGASAHAN, DAN PELATIHAN YANG BERLANGSUNG SEUMUR HIDUP......
Pertumbuhan dan perkembangan EQ sangat dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga, sekolah, dan contoh-contoh yang di serap seseorang sejak lahir dari orang-orang terdekatnya........Maka, Kecerdasan Emosional perlu di latih dan di asah sejak dini. Pola asuh orang tua dan pengaruh lingkungan, akan membentuk 'Cetakan' emosi anak, yang akan berpengaruh besar pada perilakunya sehari-hari.
Sebuah PUISI indah berikut ini, kiranya dapat menggambarkan secara lugas....hal tersebut.....:
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CELAAN, IA BELAJAR MEMAKI.......
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PERMUSUHAN, IA BELAJAR BERKELAHI....
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CEMO'OHAN, IA BELAJAR RENDAH DIRI....
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PENGHINAAN, IA BELAJAR MENYESALI DIRI...
Astaghfirullah hal'azhiiim.......Untuk itu....mendidik anak dengan cinta kasih,kelembutan, sikap sabar, dan pemaaf...jauuuh lebih besar peluang keberhasilannya, dibandingkan mendidiknya dengan kekerasan.....cemo'ohan, atau pukulan.........
Alloh Subhana Wata'ala Berfirman :
"...Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu, dan anak-anakmu...ada yang menjadi musuh bagimu,.....maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (At-Taghabun [64] 14).
Dan Rasullullah sallallahu Allaihi Wassalam Bersabda:
" Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada Hari Kiamat
selain dari Akhlak yang Baik. Dan Sesungguhnya Alloh membenci perkataan kotor
dan kasar."( Diriwayatkan Oleh Tirmidzi).
Dalam Hadits lain, Nabi Bersabda :
" Hendaknya kamu bersikap lemah lembut, kasih sayang ..Dan hindarilah sikap keras dan
keji.'' (Di Riwayatkan Oleh Bukhari).
Di Riwayatkan pula dalam Hadits :
" Dari Abu Hurairah RA, Bahwasannya, ada seorang laki-laki yang berkata pada Nabi sallallahu Allaihi Wassalam...: '' Berilah Wasiat Kepadaku'. Beliau menjawab, 'Janganlah engkau marah'. Lelaki tersebut mengulang-ulang perkataannya beberapa kali. Beliau pun selalu menjawab, 'Janganlah engkau marah'.''( Di keluarkan oleh Bukhari, di dalam Shahihnya, No. 6116, hal. 1066).
Lebih tegas lagi, dalam sebuah Riwayat di sebutkan bahwa...Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam
Bersabda :
" Seburuk-buruk manusia adalah orang yang membuat sempit terhadap keluarganya.''....Para sahabat bertanya, "bagaimana seseorang bisa membuat sempit terhadap keluarganya sendiri, Wahai Rasulullah?''....Beliau Bersabda :
''..yakni, seseorang yang apabila masuk ke dalam rumahnya..membuat
istrinya merasa takut, dan anaknya menjauhinya. Jika ia keluar rumah,
istri dan anggota keluarganya merasa senang.''
( Diriwayatkan Oleh Thabrani).
Mendidik anak, adalah dengan kelembutan...bukan berarti meniadakan sama sekali hukuman terhadap perilaku anak yang salah.......Hukuman dalam pendidikan anak --Menurut Islam--'Halal' dilakukan, dengan memperhatikan batasan-batasan tertentu...
Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam Bersabda:
" Perintahkan anak-anakmu untuk shalat saat usia merekatujuh tahun. Dan pukullah mereka (jika
tidak mau shalat) bila umur mereka mencapai 10 tahun. Dan pisahkanlah di antara mereka
di tempat tidur.'' (Di Riwayatkan oleh Abu Dawud).
Subhanalloh...banyak sekali rujukan untuk kita semua dalam membimbing, mendidik, menjaga amanah Alloh Subhana Wata'ala....kepada diri kita...agar anada-ananda semua menjadi ...insan berbudi, taat pada RabbNya....Orang Tuanya, Gurunya, Semua orang, dan lingkungan di sekitarnya....karena ..Kita semua yang BerTanggung Jawab Atas Amanah-Nya....
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengatakan, '' Sesungguhnya Alloh akan bertanya kepada anak tentang orang tuanya. Barang siapa mengabaikan pendidikan anak dan menerlantarkannya, maka ia telah melakukan puncak keburukan.Dan Kebanyakan kerusakan pada anak, di akibatkan oleh orang tua yang mengabaikan mereka.... dan tidak mengajari mereka kewajiban agama dan sunnah.''
Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam Bersabda: " Setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci. Bapak
Ibunyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani Atau
Majusi.''(Diriwayatkan oleh Bukhari ).
Seperti PUISI INDAH berikut ini, yang menggambarkan secara lugas hal tersebut :
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN TOLERANSI......IA BELAJAR MENAHAN DIRI....
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN DORONGAN.......IA BELAJAR PERCAYA DIRI....
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PUJIAN...........IA BELAJAR MENGHARGAI....
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN SEBAIK-BAIK PERLAKUAN,........IA BELAJAR KEADILAN...
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN RASA AMAN,... IA BELAJAR MENARUH KEPERCAYAAN
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN DUKUNGAN,..... IA BELAJAR MENYENANGI DIRINYA
" JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN KASIH SAYANG,...DAN PERSAHABATAN...........IA BELAJAR,
MENEMUKAN CINTA DALAM KEHIDUPAN...........''
Kecerdasan Emosional seseorang, ditentukan oleh beberapa faktor, yakni...kemampuan mengenali dan mengelola emosi diri, seperti marah, takut, sedih, gembira, malu, dan lain sebagainya. Juga kemampuan memotivasi diri sendiri, kemampuan mengenali emosi atau perasaan orang lain (empati),serta kemampuan membina hubungan dengan orang lain.....
Di sekitar kita banyak sekali di temukan anak-anak yang memiliki kecerdasan Intelektual tinggi, namun ia tidak pandai mengelola kecerdasan emosinya. Ia tidak memiliki kehalusan budi dan kepekaan perasaan......Bila gagal meraih prestasi, ia gampang frustasi dan putus asa.....Ia selalu sinis dan menganggap rendah orang lain........Mudah sekali marah, mengumpat, tidak bisa menghormati orang tua atau guru............selalu merasa iri, dan tidak memiliki kepedulian terhadap orang lain.....Anak seperti ini....cerdas secara Intelektual, namun kurang cakap secara Emosi.........Dan, hal itu bisa menjadi bencana bagi dirinya .......dan bagi kehidupan seseorang.......Astaghfirullah hal'azhiiim.........
Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam Bersabda :
" Orang yang cerdas adalah...orang yang mampu mengendalikan nafsunya dan senantiasa beramal sebagai persiapan sesudah kematian......"( Diriwayatkan oleh Tirmidzi )
Sahabat.......Semoga Kita semua bisa membimbing ananda-anada kita, menjadi anak-anak yang shaleh/shalehah, cerdas, menjadi generasi yang mencintai Al-Quran....yang bisa menyejukkan pandangan & Hati kita...bahagia dunia & Akhirat...Amiiin ...Ya Robbal 'Alamiiin.....
Alloh Subhana Wata'ala Berfirman :
" Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Rabb kami, anugerahkan kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan kami...Sebagai Qurrota a'yun (Penyenang hati kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa'.'' (Al-Furqan [25] 74).
Sebagai orang tua, kita juga harus memantau pergaulan anak-anak kita...agar tidak terbawa...pada pergaulan yang negatif dan membawa bencana dalam kehidupan mereka nantinya..dengan kita mengenal siapa yang menjadi teman bergaul anak-anak kita.....yang semakin besar...semakin luas pula lingkungan pergaulan mereka.....tameng/perisai ....yang kita berikan pada mereka sedari mereka kecil...yaitu..PEMAHAMAN AGAMA, BUDI PEKERTI....dan KEHARMONISAN dalam KELUARGa....turut berpengaruh dalam perkembangan ananda...kita nantinya....
Untuk itu, usahakanlah......Rumah, dan sekolah....menjadi tempat yang menyenangkan, dan menyegarkan bagi anak-anak kita......berikan pendidikan Akhlak dan budi pekerti yang baik..agar mereka menjadi anak-anak yang shaleh/shalehah...yang tidak mudah terbujuk dalm pergaulan yang negatif....Nyalakan lentera ILMU di rumah kita, jangan biarkan lentera padam...kecuali ketika maut telah menjemput kita.....Amiiin Allohumma Amiin....
Rasullullah Sallallahu Allaihi Wassalam Bersabda :
" Seseorang itu akan mengikuti agama temannya, maka hendaklah...salah seorang di
antara kamu memperhatikan siapa temannya itu......''(Diriwayatkan oleh Tirmidzi
dan Abu Dawud).
Rasulullah Sallallahu Allaihi Wassalam juga bersabda : " Yang Paling Baik Di tinggalkan seseorang setelahnya...ada tiga, yakni anak yang shalih yang mendo'akannya, sedekah jariyah yang sampai pahalanya Kepadanya, dan ilmu yang di amalkan setelah ia tiada.'' ( Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dan DiShahihkan oleh Al-Albani).
Anak Adalah Permata Hati.....Keberhasilam orang tua, dalam mendidik anaknya dengan Akhlak yang mulia... merupakan kesuksesan mengkonstruksi hidup dalam bingkai kebahagiaan......akan menjadi bekalnya dalam mengarungi samudera kehidupan , dan menjadi bekal buat kita di Hadapan-Nya kelak...Agar hidup Kita semua.....Bermanfaat di Dunia dan Di akhirat,...Dan Selalu terjaga dalam Kebaikkan Dan Ridho'Nya....Amiiin Ya Alloh ..Ya Rahman..Ya Rahim....Ya Robbal 'Alamiiin....
Sumber : dari Buku " Selamat Anak Anda Luar Biasa! By Muhammad Albani..." Buku yang sangat Bagus dan bermanfaat untuk menambah wawasan & Pengetahuan kita dalam mendidik ananda tercinta...Semoga ...menjadi Generasi yang Cerdas Dan Mencintai RabbNya.....Amiiin Ya Robbal 'Alamiiin...
Jazakhallahu Khairan Khatsiran....untuk sahabat-sahabat tersayang,......yang berkenan membaca notenya,...semoga bermanfaat...untuk kita semua....Mohon Maaf apabila ada kesalahan...karena, kesempurnaan..hanyalah milik Alloh Subhana Wata'ala.......
Barakallahu fiekum
Wassalamu'alaikum wr.wb.
♥♥♥ Ulfah Arini ♥♥♥.
Posted via email from revistheman's posterous